Budidaya Ikan Cupang

Kalau ikan cupang kalian pasti tau kan???
Jelas tau, waktu kalian kecil kan sering beli. ada yang buat di adu atau cuma sekedar sebagai ikan hias. Tapi ketika kita dewasa ikan ini sering dilupakan, padahal ikan cupang bila dilihat dari segi keindahan dan cara perawatannya tidaklah terlalu sulit, karena ikan ini mempunyai daya tahan tubuh yang kuat.
Tapi budidaya ikan cupang tidak rugi lho, dengan mempunyai 5 pasang indukan saja kita bisa menghasilkan ribuan ekor anakan yang siap dijual dengan perkiraan 1 ekor anakan berharga Rp.1000 - Rp.2000. Belum lagi kalau ikan cupang hias yang harganya bisa Rp.10000 @ ekor yang sudah siap untuk jadi indukan. Apalagi kalau kualitas ekspor dan kontes, pasti ga nyangka dh untungnya.
Bagi yang hobby memelihara ikan cupang dirumah atau ingin membudidayakannya. ini caranya:
Cara Memelihara
Ikan cupang bisa di pelihara dimana saja, bisa di ember, botol bekas, dan aquarium. lagipula ikan cupang cukup mudah untuk di pelihara hanya diberi makan secara teratur insyaallah ikan ini akan hidup lama. Untuk budidaya gunakanlah tempat yang berukuran agak besar seperti kolam ikan yang ukuran standarnya 1 x 2 meter agar anak ikan cepat besar, sehingga masa panen pun akan cepat. Tapi tempat untuk perkawinan atau pemijahan gunakan tempat yang kecil saja agar ikan cupang tersebut cepat bertelur.
Pemijahan

  1. Pilihlah calon induk yang akan dikawinkan
  2. Masukkan induk jantan ke dalam ember yang telah diberi tanaman air(eceng gondok), kemudian masukkan induk betinanya kedalam botol atau gelas dan masukkan ke dalam ember yang berisi induk jantan.
  3. Setelah sehari campurkan induk betina kedalam ember yang berisi induk jantan. Dan pada pagi harinya insyaallah induk betinanya sudah bertelur. Telur-telur tersebut akan menempel di busa yang telah dibuat oleh induk jantan.
  4. Kemudian pisahkan induk betinanya dan biarkan induk jantan merawat telurnya.
  5. Setelah tiga hari telur-telur tersebut akan menjadi burayak(anak ikan), pada saat ini burayak jangan diberi makan dulu, karena masih ada kantung telur.
  6. Kemudian setelah kantung telur yang berada di tubuh burayak hilang, pindahkan induk jantan dan beri makan burayak tersebut dengan kutu air, bila anda susah mencari kutu air burayak bisa diberi makan denggan rebusan kuning telur ayam. Berikan secukupnya saja.
  7. Setelah satu minggu dari penetasan, pindahkan burayak ke tempat yang lebih besar.
  8. Pada saat burayak sudah berumur 2 minggu, burayak bisa diberi makan cacing sutra.
  9. Selanjutnya pindahkan anak ikan setiap satu minggu sekali agar pertumbuhannya menjadi cepat.
Setelah anak ikan berumur 1 bulan, pilihlah dan pisahkan kedalam botol, hal ini dilakukan agar tidak terjadi perkelahian. Anak ikan cupang baru bisa dijual pada saat berumur 1,5 bulan - 2 bulan.
Selamat mencoba!!!!!!!!

Penulis : iwan kurniawan ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Budidaya Ikan Cupang ini dipublish oleh iwan kurniawan pada hari Thursday, May 13, 2010. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 8 komentar: di postingan Budidaya Ikan Cupang
 

8 comments:

  1. oh bisa pake kuning telur y bang?saya kesulitan nyari lo jentik2 nyamuk ma cacing pa kutu airnya.

    ReplyDelete
  2. nomer 9 itu pindahkannya itu kemana ya??
    trus penarikan jantan dari burayaknya itu setelah berapa hari atau ada tanda khusus???
    saya lagi cuba buat Budidaya Ikan Cupang Hias

    ReplyDelete
  3. tanda khusus burayak dah bisa jalan sendiri gak di busa yg di buat induknya .... agustomank.wordpress.com

    ReplyDelete
  4. om.kalau pemberian makan pada anaknya berapa kali sehari, dan untuk penggantian airnya berapalama sekali? tolong dibantu jawab om. terimakasih

    ReplyDelete
  5. om untuk tempat anakan yg berusia 1 minggu bagusnya ditempatkan di tempat ukuran apa dan ketinggian airnya sekitar berapa om ? terimakasih

    ReplyDelete
  6. maaf ya saya baru bisa bales sekarang, baru aktif lagi nih, kalau untuk memberi burayak bisa juga diberi kuning telur tapi ingat jangan terlalu banyak soalnya nanti airnya bisa bau amis.hehehe

    untuk no 9 dipindahinnya ke tempat yang lebih besar, bisa di bak dan kalau punya tempat yang lebih besar bisa di kolam.

    pemberian makannya bisa dua kali sehari dan penggantian airnya kalu masih burayak lebih baik jangan soalnya masih imut.

    ReplyDelete
  7. saya berterimah kasih atas postingnya

    ReplyDelete